Tunda aja terus

Kebiasaan menunda-nunda tugas kuliah itu tanpa sadar udah jadi kebiasaan mendarah daging. Sampe ketika udah ga kuliah juga kebawa-bawa. Pas kuliah emang gak terlalu berasa efeknya karena ya mau tuh tugas dikerjain sejam sebelum dikumpul pun juga yaudah gak terlalu ngefek gimana2. Paling sebatas nilai turun dikit, bisa diperbaiki semester depan. Udah tau gitupun masih... Continue Reading →

Cerita semester akhir

Semester akhir adalah ketika kita tersadar, "Cepat banget ya waktu berlalu. Perasaan kemarin masih mahasiswa baru sekarang udah tua aja." Masa dimana setiap tahap perkuliahan sudah pernah dilewati dan segala hal tampak lebih jelas. Hanya disemester akhir, ketika jadwal tak lagi sepadat semester-semester sebelumnya. Tak ada lagi belajar di kelas. Tak ada lagi mata kuliah... Continue Reading →

Catatan Akir Tahun

Wooden numbers 2019 giving the shade on the background. Teringat akhir tahun, aku buka-buka lagi agenda lama.nge-review mimpi-mimpi yang aku tulis di awal tahun and what I’ve done during this 2019. Teringat kata Padil, si ibu menteri dari PEMA, “kita hari ini adalah mimpi kita kemarin”. And this is it. Semua yang jadi kepengennya aku,... Continue Reading →

Sebuah proses

Kalau ditanya, "apa proses yang paling berharga selama kamu di kampus?" Aku akan jawab "SYIAR". Kenapa sih tiba-tiba aku mau bahas syiar? Wkwk. Sebenarnya ini karena lagi terbawa suasana haru diujung kepengurusan. Sebelum ke syiar nya kayaknya aku harus jelasin dulu nih tentang UKMI Al-Ilmi yang jadi wadahnya syiar. UKMI Al-Ilmi itu lembaga dakwah fakultas... Continue Reading →

Simulasi Gua Hira’ dengan Solo Bivouac

Recently, my life feels so much boisterous and messy. Hal-hal kecil terasa begitu mengganggu. Too much worries, anxieties, and panic make me feel like I want to escape a lil while but have no idea where to go. Sampai akhirnya seorang teman, yang juga sedang sama kacaunya, mengajakku ikut diklatsar relawan. Selama tiga hari memaksakan... Continue Reading →

Bagaimana rupa Rasulullah saw.?

Suatu hari, Sayyidah Ummu Mi’bad (dalam AL-Isti’ab disebutkan nama aslinya adalah Atikah binti Khalid) ditanya oleh Abu Mi’bad mengenai orang yang membuat kambing-kambingnya yang kurus dan lemah mampu kembali menghasilkan air susu yang banyak. Lelaki itu adalah Rasullullah. Ummu Mi’bad menceritakan, “ Saya melihat seorang laki-laki yang tampan dan bersih, wajahnya cerah dan akhlaknya mulia.... Continue Reading →

Memaafkan adalah salah satu bentuk ‘self-love’

Ingat tidak sebuah kisah tentang seorang pemuda yang masuk surga 'hanya' karena ia memaafkan kan orang lain sebelum tidur? Kamu mungkin bertanya-tanya mengapa kuletakan kata 'hanya' disitu seakan sepele akan kisah itu dan caranya memasuki surga. Yah, karena kedangkalan ilmuku, dulu aku berpikir begitu. Padahal urusan surga dan neraka tak mungkin masalah yang sepele. Saat... Continue Reading →

Jangan terluka.

Seringnya, kita terluka bukan karena orang lain. Melainkan karena pikiran kita sendiri. Sering kali kita menyalahkan orang lain karena membuat kita terluka. Padahal kitalah yang tak pandai menjaga hati kita sendiri. Jangan berharap apapun. Ia hanya manusia. Manusia tempatnya khilaf dan lupa. Mungkin Ia tak sadar telah membuatmu terluka. Kita juga tak bisa memaksa orang... Continue Reading →

Sebuah Persimpangan

Tak peduli seberapa sering ku mencoba mempersiapkan hati, tetap saja aku tak pernah siap menghadapi perpisahan. Dari siapa pun itu. Keluarga, teman, bahkan juga orang yang kadang menyebalkan. Berat rasanya menerima kata pamit. Sulit sekali bagiku berdamai dengan perih, penyesalan, dan ketidak nyamanan hati yang mengiringi sebuah perpisahan. Orang-orang yang dulu selalu ada. Penggembira, peramai... Continue Reading →

WordPress.com.

Atas ↑

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai